Persis Solo Berapa Kali Juara Liga Indonesia? Ini Faktanya

Persis Solo Berapa Kali Juara Liga Indonesia? Ini Faktanya

Posted on

Selfreward.net – Persis Solo merupakan salah satu klub sepak bola bersejarah di Indonesia. Klub yang dikenal dengan julukan Laskar Sambernyawa tersebut memiliki perjalanan panjang sejak berdiri pada 8 November 1923. Dalam sejarahnya, Persis tidak hanya dikenal karena kiprahnya di kompetisi modern, tetapi juga karena prestasi besar pada era Perserikatan.

Lantas, Persis Solo berapa kali juara Liga Indonesia? Pertanyaan ini cukup sering muncul karena sejarah kompetisi sepak bola Indonesia mengalami beberapa perubahan format dan nama. Jika yang dimaksud adalah Liga Indonesia pada era kompetisi profesional modern, Persis Solo belum pernah menjadi juara. Namun, jika seluruh sejarah kompetisi nasional sebelum era Liga Indonesia turut dihitung, Persis memiliki tujuh gelar juara Perserikatan PSSI.

Perbedaan tersebut penting dipahami agar jumlah gelar Persis Solo tidak keliru ketika dibandingkan dengan klub-klub lain di Indonesia.

Persis Solo Berapa Kali Juara Liga Indonesia?

Jawaban singkatnya adalah Persis Solo belum pernah menjuarai Liga Indonesia atau Liga 1 pada era kompetisi modern.

Namun, Persis Solo tercatat tujuh kali menjadi juara Kompetisi Perserikatan PSSI. Tujuh gelar tersebut diraih pada tahun:

  • 1935
  • 1936
  • 1939
  • 1940
  • 1941
  • 1942
  • 1943

Data tersebut tercantum dalam sejarah resmi Persis Solo. Klub juga mencatat tujuh gelar tersebut sebagai bagian dari prestasi utama dalam perjalanan sejarahnya.

Dengan demikian, apabila seseorang bertanya “berapa kali Persis Solo juara Liga Indonesia”, jawabannya perlu dibedakan berdasarkan era kompetisinya.

Liga Indonesia/Liga 1 modern: belum pernah juara.

Kompetisi Perserikatan PSSI: tujuh kali juara.

Daftar Tahun Persis Solo Juara Perserikatan

Prestasi terbesar Persis pada masa awal sepak bola Indonesia terjadi dalam kompetisi Perserikatan. Klub asal Solo tersebut berhasil mendominasi kompetisi pada periode 1930-an hingga awal 1940-an.

Berikut daftar lengkap tujuh gelar Persis Solo:

TahunKompetisiStatus
1935Perserikatan PSSIJuara
1936Perserikatan PSSIJuara
1939Perserikatan PSSIJuara
1940Perserikatan PSSIJuara
1941Perserikatan PSSIJuara
1942Perserikatan PSSIJuara
1943Perserikatan PSSIJuara

Menariknya, Persis mampu meraih tiga gelar secara beruntun pada 1935, 1936, dan 1939, kemudian kembali meraih empat gelar berturut-turut dari 1940 hingga 1943. Catatan tersebut menunjukkan kuatnya Persis dalam kompetisi sepak bola nasional pada masa tersebut.

Karena kompetisi pada era itu memiliki struktur dan sistem yang berbeda dengan Liga Indonesia saat ini, tujuh gelar tersebut tidak tepat jika langsung disebut sebagai tujuh gelar Liga 1.

Apakah Gelar Perserikatan Persis Sama dengan Gelar Liga Indonesia?

Tidak persis sama.

Ini menjadi bagian yang sering membuat pencatatan sejarah gelar klub sepak bola Indonesia membingungkan. Perserikatan merupakan kompetisi yang berlangsung jauh sebelum lahirnya format Liga Indonesia modern.

Persis sendiri didirikan pada 8 November 1923 dengan nama awal Vorstenlandsche Voetbal Bond atau VVB. Nama tersebut kemudian berubah menjadi Persis pada 12 Mei 1933. Klub ini juga tercatat sebagai salah satu klub yang berperan dalam sejarah awal pembentukan PSSI.

Sementara itu, kompetisi sepak bola nasional Indonesia mengalami berbagai perubahan nama, struktur, dan format sebelum memasuki era Liga Indonesia dan kemudian Liga 1.

Karena itu, istilah “Persis Solo juara Liga Indonesia berapa kali” harus dijawab dengan konteks sejarah. Jika fokusnya adalah gelar Perserikatan, jumlahnya tujuh. Jika fokusnya adalah gelar Liga Indonesia modern, Persis belum memiliki gelar juara.

Sejarah Persis Solo dan Tujuh Gelar Juara

Persis Solo memiliki sejarah yang sangat panjang dalam sepak bola Indonesia. Klub ini lahir di Kota Solo pada 1923 dan kemudian berkembang menjadi salah satu kekuatan penting dalam kompetisi sepak bola nasional.

Pada periode 1930-an dan 1940-an, sepak bola Indonesia masih berada dalam era Perserikatan. Klub-klub daerah menjadi representasi penting dalam kompetisi tersebut.

Persis kemudian menunjukkan performa luar biasa dengan mengoleksi tujuh gelar Perserikatan. Gelar pertama diraih pada 1935. Setahun kemudian, Persis kembali menjadi juara pada 1936.

Setelah tidak meraih gelar pada 1937 dan 1938, Persis kembali berada di posisi teratas pada 1939. Kesuksesan tersebut kemudian berlanjut pada 1940, 1941, 1942, dan 1943.

Rentetan empat gelar berturut-turut dari 1940 hingga 1943 menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah klub. Pencapaian tersebut membuat Persis memiliki posisi penting dalam sejarah sepak bola nasional pada masa awal perkembangan kompetisi.

Persis Solo Pernah Juara Liga 2

Walaupun belum menjadi juara Liga 1, Persis Solo memiliki prestasi penting di era sepak bola profesional modern.

Persis berhasil memenangkan Liga 2 musim 2021/2022 dan mendapatkan tiket promosi ke kasta tertinggi. Dalam partai final, Persis mengalahkan RANS Cilegon FC untuk mengamankan gelar Liga 2.

Keberhasilan tersebut menjadi momen penting bagi Persis karena membawa klub kembali ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dengan demikian, daftar prestasi Persis pada kompetisi modern tidak hanya berkaitan dengan sejarah Perserikatan. Klub juga memiliki gelar Liga 2 yang diraih pada 2021/2022.

Persis Solo Berapa Kali Juara Liga Indonesia? Ini Faktanya

Persis Solo di Liga 1

Setelah menjadi juara Liga 2, Persis kembali tampil di kompetisi kasta tertinggi. Musim 2022/2023 menjadi salah satu musim penting karena Persis kembali berkompetisi di level teratas setelah penantian panjang.

Kembalinya Persis ke kasta tertinggi membuat pertandingan melawan klub-klub besar Indonesia kembali menjadi bagian dari kalender kompetisi klub asal Solo tersebut.

Namun, sampai data terbaru yang tersedia, Persis belum berhasil mengangkat trofi juara Liga 1. Data kompetisi resmi juga mencatat Persis sebagai peserta kompetisi kasta tertinggi pada musim-musim setelah promosi.

Pada musim 2025/2026, Persis masih tercatat sebagai peserta BRI Super League. Setelah musim tersebut, Persis kemudian tampil di Pegadaian Championship 2026/2027.

Artinya, untuk pertanyaan mengenai berapa kali Persis Solo juara Liga Indonesia hingga 2026, jumlah gelar Liga Indonesia modern Persis masih nol.

Total Gelar Persis Solo yang Perlu Diketahui

Jika seluruh pencapaian utama yang tercantum dalam sejarah resmi klub diperhatikan, terdapat beberapa gelar penting Persis.

Persis mencatat tujuh gelar Kompetisi Perserikatan PSSI pada 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943.

Selain itu, Persis juga pernah menjadi juara Divisi Utama pada 2007. Prestasi berikutnya adalah gelar Liga 2 2021/2022 yang membawa klub kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Berikut ringkasannya:

KompetisiTahunJumlah Gelar
Perserikatan PSSI1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, 19437
Divisi Utama20071
Liga 22021/20221
Liga Indonesia/Liga 1Belum pernah0

Tabel tersebut memperlihatkan mengapa penyebutan “tujuh kali juara Liga Indonesia” untuk Persis Solo dapat menimbulkan kekeliruan. Tujuh gelar memang merupakan bagian dari sejarah juara nasional Persis, tetapi gelar tersebut berasal dari era Perserikatan, bukan Liga Indonesia modern.

Mengapa Persis Solo Punya Tujuh Gelar tetapi Belum Juara Liga 1?

Jawabannya berkaitan dengan perubahan zaman dan sistem kompetisi.

Persis merupakan klub yang sudah berdiri sejak 1923. Pada masa awal, kompetisi sepak bola nasional menggunakan sistem Perserikatan. Persis kemudian mencatat tujuh gelar dalam kompetisi tersebut.

Setelah sepak bola Indonesia mengalami berbagai perubahan organisasi dan format kompetisi, sistem liga profesional berkembang menjadi format yang berbeda. Oleh sebab itu, prestasi klub pada era Perserikatan dan era Liga Indonesia perlu dipisahkan ketika membahas jumlah gelar.

Kondisi ini bukan hanya terjadi pada Persis. Sejarah sepak bola Indonesia memang memiliki beberapa era kompetisi yang berbeda sehingga pencatatan gelar harus memperhatikan nama dan periode kompetisinya.

Persis Solo dan Target Kembali ke Papan Atas

Persis memiliki basis sejarah yang kuat dan dukungan besar dari masyarakat Solo. Setelah meraih gelar Liga 2 pada 2021/2022, klub kembali mendapatkan kesempatan bersaing di kasta tertinggi.

Dalam perkembangan terbaru, Persis tampil di Pegadaian Championship 2026/2027. Pada September 2026, Persis meraih kemenangan besar 7-0 atas PSBS Biak dalam pertandingan pekan kedua kompetisi tersebut. Hasil itu menjadi kemenangan perdana Persis di kandang pada kompetisi tersebut setelah sebelumnya kalah dari Persela.

Perjalanan Persis menunjukkan bahwa sejarah panjang klub tidak otomatis berarti klub memiliki gelar Liga 1. Gelar sejarah, prestasi Liga 2, dan pencapaian di kompetisi kasta tertinggi merupakan kategori yang berbeda.

Jadi, Persis Solo Berapa Kali Juara Liga Indonesia?

Jika pertanyaannya secara khusus mengarah pada Liga Indonesia atau Liga 1 era modern, jawabannya adalah 0 kali.

Namun, Persis Solo memiliki 7 gelar juara Perserikatan PSSI, yaitu pada 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943.

Selain tujuh gelar Perserikatan tersebut, Persis juga pernah menjadi juara Divisi Utama pada 2007 dan juara Liga 2 musim 2021/2022.

Jadi, jika ada artikel atau informasi yang menyebut Persis Solo telah tujuh kali juara Liga Indonesia, perlu dilihat kembali konteksnya. Pernyataan yang lebih tepat adalah Persis Solo tujuh kali juara Perserikatan PSSI, bukan tujuh kali juara Liga Indonesia atau Liga 1.

FAQ Persis Solo Juara Liga Indonesia

1. Persis Solo berapa kali juara Liga Indonesia?

Persis Solo belum pernah menjadi juara Liga Indonesia atau Liga 1 pada era modern. Namun, Persis memiliki tujuh gelar juara Perserikatan PSSI.

2. Tahun berapa Persis Solo juara?

Persis Solo menjadi juara Perserikatan pada 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943. Persis juga menjadi juara Divisi Utama pada 2007 dan juara Liga 2 musim 2021/2022.

3. Apakah Persis Solo pernah juara Liga 1?

Belum. Sampai data terbaru yang tersedia, Persis Solo belum pernah memenangkan gelar Liga 1.

4. Persis Solo punya berapa gelar Perserikatan?

Persis Solo memiliki tujuh gelar juara Perserikatan PSSI. Gelar tersebut diraih pada 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943.

5. Kapan Persis Solo juara Liga 2?

Persis Solo menjadi juara Liga 2 musim 2021/2022. Keberhasilan tersebut membuat Persis mendapatkan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

6. Apakah tujuh gelar Persis termasuk gelar Liga 1?

Tidak. Tujuh gelar tersebut merupakan gelar Perserikatan PSSI. Era Perserikatan berbeda dengan era Liga Indonesia dan Liga 1 sehingga keduanya tidak seharusnya disamakan.

7. Kapan Persis Solo berdiri?

Persis Solo berdiri pada 8 November 1923. Sebelum menggunakan nama Persis, klub ini dikenal sebagai Vorstenlandsche Voetbal Bond atau VVB.

Kesimpulan

Pertanyaan Persis Solo berapa kali juara Liga Indonesia sebenarnya memiliki jawaban yang perlu disertai konteks sejarah.

Persis Solo belum pernah menjadi juara Liga Indonesia atau Liga 1 pada era kompetisi modern. Akan tetapi, Laskar Sambernyawa memiliki sejarah panjang dengan tujuh gelar juara Perserikatan PSSI, masing-masing pada 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943.

Selain itu, Persis pernah memenangkan Divisi Utama pada 2007 serta Liga 2 musim 2021/2022. Karena itu, ketika membahas jumlah gelar Persis Solo, penting untuk membedakan antara Perserikatan, Divisi Utama, Liga 2, dan Liga 1.

Dengan pencatatan berdasarkan era kompetisi tersebut, informasi mengenai jumlah gelar Persis menjadi lebih akurat dan tidak mencampurkan sejarah Perserikatan dengan kompetisi Liga Indonesia modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *